Translate

Terlalu Banyak Berfikir Bisa Menghambat Kreatifitas Anda

Untuk memunculkan ide-ide kreatif diperlukan lingkungan yang menstimulasi
otak dan membuat rileks
Photo by : Sebastlaan ter Burg,  Source : Flickr.Com
Kreativitas adalah suatu hal yang selalu menarik untuk dibahas, apakah itu tentang "bagaimana menjadi seorang yang kreatif?" atau "apa yang harus dilakukan untuk menjadi lebih kreatif?" dan banyak hal yang menjadi pertanyaan mengenai kreatifitas. Sebenarnya apa itu kreatifitas, kreatifitas adalah kemampuan seseorang untuk merubah imajinasinya menjadi suatu kenyataan.

Kreatifitas sangat penting, terutama bagi para "pencipta". Bagi mereka yang dituntut untuk terus menciptakan sesuatu, apakah itu seorang pelukis, musisi, sutradara, penulis, dan para pencipta lainnya kreatifitas adalah sesuatu yang harus mereka miliki. Bahkan kreatifitas juga penting bagi kehidupan sehari-hari, apakah itu untuk membuat hidup kita lebih menarik, atau untuk menyelesaikan masalah-masalah yang ada, untuk mengerjakan tugas-tugas dengan lebih mudah dan sebagainya.

Seorang yang tidak kreatif walaupun dia memiliki segalanya mungkin akan lebih cepat bosan dengan kehidupannya, dibandingkan dengan seorang yang kreatif dan terus mencoba hal baru untuk memperbaiki kualitas hidupnya. Yah, kreatifitas memang suatu yang penting, tetapi walau demikian kreatifitas bukan lah sesuatu yang muncul begitu saja.

Dari sekian banyak faktor yang mempengaruhi kreatifitas, pada artikel kali ini saya akan membahas satu faktor yang secara spesifik menghambat kreatifitas seseorang. Yaitu berfikir terlalu keras, atau terlalu banyak berfikir itu bisa menghambat kreatifitas. Menarik bukan? Ketika kita berusaha keras mencari ide baru untuk menciptakan sesuatu yang menarik, tapi ternyata hal tersebut malah menghambat kreatifitas kita.

Pada tahun 2013, para peneliti ilmu syaraf dari Universitas California di Santa Barbara menemukan bahwa salah satu penyebab seseorang menjadi sulit mendapatkan ide baru adalah karena dia terlalu banyak berfikir. Kenapa? karena ketika kita berfikir terlalu keras bagian otak kita yang bertugas untuk mengolah data kognitif, mengolah data-data yang terkait dengan memori, kecerdasan, dsb, akan terhambat.

Ketika kita berpikir terlalu keras, sinyal-sinyal yang di prefrontal corteks, bagian paling depan otak (di jidat), akan terhambat karena akan terlalu banyak aktifitas di bagian tersebut, terlalu banyak sinyal yang muncul. Sehingga sinyal-sinyal dibagian tersebut menjadi terganggu dan hal tersebut akan membuat ide-ide kreatif akan sulit untuk bisa muncul. Yah, dipenelitian itu juga sebenarnya ditemukan bahwa terlalu banyak berfikir tidak hanya akan menghambat kreatifitas, tapi akan menghambat juga bagi para olahragawan. Hal ini yang terkadang membuat olahragawan menjadi kaku ketika mereka sedang bertanding.

Nah, jika kita tidak boleh terlalu banyak berfikir lalu dari mana dong ide-ide kreatif muncul? Para peneliti mengatakan bahwa kreatifitas adalah kemampuan untuk menyatukan ide-ide yang terpisah menjadi satu kesatuan dan mewujudkannya. Untuk bisa membuat ide-ide kreatif itu muncul, untuk bisa menyatukan ide-ide yang terpisah dalam otak kita, apa dong yang kita perlukan? jawabannya adalah kelancaran sinyal di otak kita, kita harus bisa membuat situasi yang membuat sinyal di otak kita berjalan lancar, dan kita harus terus menstimulasi otak kita dengan hal-hal baru.

Penulis akan memberikan dua tips, dari sekian banyak tips untuk meningkatkan kreatifitas adalah dengan berolahraga dan beristirahat. Ketika kita tidur dan ketika kita beristirahat, sebenarnya bukan untuk bermalas-malasan, melainkan untuk membiarkan pengetahuan dan ide-ide yang kita dapatkan mengendap terlebih dahulu. Karena ketika kita tertidur otak kita terus bekerja aktif untuk menyusun data-data yang kita dapatkan pada hari itu.


Kayanya agan ini perlu tidur dulu biar tidak pusing :p
Photo by : Christopher,  Source :Flickr.Com
Penulis pernah mengalami momen ketika penulis benar-benar harus menyelesaikan suatu tugas dalam waktu singkat. Penulis mengerjakan itu semalam suntuk dan dalam keadaan lelah, karena sangat lelah penulis memutuskan untuk tidur dan beristirahat. Tapi di luar dugaan ternyata setelah penulis bangun tidur, diluar dugaan ternyata pekerjaan tersebut selesai dalam waktu singkat, karena penulis tiba-tiba menemukan cara baru untuk mengerjakan tugas tersebut dan bisa selesai dalam waktu yang jauh lebih singkat.

Penulis yakin pembaca pun pasti pernah mengalami momen-momen seperti itu kan? karena itu beristirahat adalah sesuatu yang penting. Momen-momen dimana kita bisa rileks harus dimanfaatkan dengan baik, sebelum kita bertempur dan bergulat kembali dengan pekerjaan-pekerjaan kita. Sekali lagi jangan berfikir terlalu keras dan let it flow :)

Tips yang kedua adalah dengan berolahraga ringan, Einstein seorang yang dianggap paling jenius di abad ke-20 mengatakan bahwa "saya berfikir mengenai teori-teori saya sambil bersepeda". Para peneliti membuktikan hal ini dan berkata bahwa seseorang yang secara rutin berolahraga, jalan-jalan ringan, bersepeda, atau melakukan senam aerobik akan memiliki pikiran yang lebih lancar dibanding dengan yang tidak. Olahraga ringan seperti ini akan membersihkan otak kita dari "jaring laba-laba" yang menghambat sinyal-sinyal otak untuk aktif.

Kesimpulan dari artikel ini adalah, sebenarnya ketika kita berfikir terlalu keras untuk segala sesuatu hal itu hanya akan menghambat kita dalam memunculkan ide-ide kreatif untuk menyelesaikan hal-hal yang sedang kita hadapi. Inti dari artikel ini adalah untuk seseorang agar berusaha tetap rileks, let it flow, sehingga ide-ide baru dan ide-ide kreatif bisa muncul dengan sendirinya. Karena mungkin jika kita amati, sering tanpa kita sadari ide-ide kreatif itu muncul ketika kita sedang tidak memikirkan apapun.

Semoga artikel ini bisa bermanfaat :D

Sumber :


Bergland, C. (2015, Agustus 19). Why does overthinking sabotage the creative process. Di unduh dari Psychology Today: https://www.psychologytoday.com/blog/the-athletes-way/201508/why-does-overthinking-sabotage-the-creative-process

No comments:

Post a Comment

Silahkan tinggalkan jejak dengan berkomentar

"Mohon untuk tidak memberikan komentar yang berbau SARA,pornografi atau pesan negatif lainnya, karena akan kami hapus dari postingan ini"